Dari Desa untuk Negeri: Tangan-Tangan Tangguh Bangun Jembatan Harapan di Kualalangi”
Di balik tenangnya suasana Desa Kualalangi, Kecamatan Ketahun, Kabupaten Bengkulu Utara, tampak semangat gotong royong yang tak pernah padam. Sejak pagi hari, Selasa(05/05/2026), derap langkah dan kerja keras menyatu dalam satu tujuan: membangun jembatan gantung perintis yang akan menjadi penghubung harapan bagi masyarakat.
Dipimpin oleh Danramil 423-01/Ketahun, Kapten Inf Yudi Triawan, kegiatan pendampingan dan pengawasan pembangunan berjalan dengan penuh dedikasi. Bersama tiga personel TNI—Serma Jumenak, Sertu Surwanto, dan Sertu Leo—mereka hadir bukan hanya sebagai pengawas, tetapi juga sebagai penyemangat di tengah masyarakat.
Tak hanya aparat, warga desa pun turut ambil bagian. Sekitar 25 orang masyarakat bergotong royong bersama para tukang, bahu-membahu mengerjakan setiap tahapan pembangunan. Dari penggalian pondasi secara manual hingga perakitan besi cor, semua dilakukan dengan semangat kebersamaan yang kental.
Material pembangunan seperti batu gunung, batu split, pasir, hingga besi ulir telah tersedia di lokasi. Ini menjadi bukti bahwa proses pembangunan terus berjalan dan menunjukkan progres yang nyata.
Pada kesempatan lain Letkol CZI Muhammad Jumali DANDIM 0423/Bu Menyampaikan,Jembatan gantung ini bukan sekadar infrastruktur. Ia adalah simbol harapan—penghubung antarwilayah, pemudah akses ekonomi, serta jalan bagi masa depan yang lebih baik bagi masyarakat Desa Kualalangi.
Di tengah keterbatasan, semangat gotong royong antara TNI dan rakyat kembali membuktikan bahwa kebersamaan adalah kekuatan utama dalam membangun negeri.

Belum ada Komentar untuk "Dari Desa untuk Negeri: Tangan-Tangan Tangguh Bangun Jembatan Harapan di Kualalangi”"
Posting Komentar